160 Pengembang di Kabupaten Bekasi Resmi Serahkan Fasos-Fasum hingga 2026

271
0

Bekasi, Kilasbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatatkan progres gemilang dalam penataan dan penertiban aset daerah. Hingga memasuki tahun 2026, tercatat sebanyak 160 pengembang perumahan telah resmi menyerahkan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (fasos-fasum) kepada pemerintah daerah.

​Langkah strategis ini merupakan buah dari percepatan yang diinisiasi oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi. Tujuannya jelas: menjamin kepastian hukum serta mengoptimalkan pemanfaatan aset demi kepentingan masyarakat luas.

Komitmen Sejak 2023

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menjelaskan bahwa penguatan komitmen para pengembang ini tidak terjadi secara instan. Upaya masif telah dimulai sejak tahun 2023 melalui edukasi intensif kepada ratusan pelaku usaha properti.

​”Kami mengundang 350 pengembang untuk diberikan pemahaman mendalam mengenai kewajiban penyerahan aset sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2017. Hasilnya, lonjakan penyerahan aset ini cukup luar biasa,” ujar Nur Chaidir.

​Menurutnya, tren positif ini menunjukkan peningkatan kesadaran para pengembang dalam memenuhi kewajiban administrasi, termasuk proses pemecahan sertifikat agar aset tersebut tercatat secara legal sebagai milik daerah.

Pemanfaatan untuk Publik

Aset-aset yang telah diserahkan tersebut nantinya akan dikelola oleh pemerintah untuk membangun berbagai fasilitas vital, mulai dari sarana ibadah, gedung pendidikan, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain fokus pada legalitas lahan, Disperkimtan juga tengah menggenjot penataan jalan lingkungan.

​Verifikasi status kewenangan menjadi prioritas utama guna memastikan tidak ada tumpang tindih anggaran dalam pembangunan infrastruktur ke depannya.

Pelayanan Tetap Prioritas

Meski terdapat penyesuaian atau koreksi anggaran fiskal pada tahun 2026, Nur Chaidir menegaskan bahwa pelayanan infrastruktur yang bersifat prioritas tidak akan terhenti. Pemerintah berkomitmen agar pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan warga tetap berjalan maksimal.

​Di akhir keterangannya, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga infrastruktur yang sudah tersedia.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini