Bekasi, Kilasbekasi.id – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam. Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog dilaporkan menghanguskan area fasilitas gas tersebut dan merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata, suara dentuman keras mulai terdengar sekitar pukul 20.49 WIB. Ledakan tersebut dilaporkan sangat kuat hingga menggetarkan kaca bangunan dalam radius yang cukup jauh.
”Suaranya seperti bom. Awalnya ada api kecil, lalu tiba-tiba meledak keras sekali,” ujar Ahmad (49), salah satu warga setempat.
Sebelum ledakan terjadi, warga sempat mencium bau gas yang sangat menyengat selama kurang lebih 15 hingga 20 menit. Diduga kuat, terjadi kebocoran gas saat proses pengisian yang kemudian memicu percikan api hingga mengakibatkan ledakan beruntun.
Dampak dan Evakuasi
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke permukiman warga yang berjarak sekitar 100 meter dari titik utama. Hingga tengah malam, dilaporkan sejumlah rumah warga ikut hangus terbakar. Kondisi di lokasi juga gelap gulita akibat aliran listrik yang dipadamkan untuk menjaga keamanan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sejumlah unit mobil damkar. Namun, petugas menghadapi kendala karena akses jalan menuju lokasi yang sempit (lebar hanya 2-3 meter).
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah ambulans terlihat hilir mudik di lokasi kejadian. Meski belum ada rilis resmi mengenai jumlah korban jiwa, beberapa warga dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Puluhan warga yang tinggal di sekitar Bekasi Timur Regency (BTR) telah dievakuasi ke area yang lebih aman untuk menghindari potensi ledakan susulan.
Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar area terdampak dan meminta warga untuk tidak mendekat. Penyebab pasti insiden ini masih dalam penyelidikan mendalam oleh tim Puslabfor Polri.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta memberikan ruang bagi petugas pemadam kebakaran untuk menuntaskan proses pendinginan di area SPBE.



