Bekasi, Kilasbekasi.id – Iqbal Afra merupakan salah satu pemuda Kota Bekasi yang aktif dalam melakukan aksi sosial, terutama di lingkungan Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat. Tak hanya itu, dia juga membuka lapangan kerja bagi warga. Di balik sepak terjangnya, menempuh pendidikan tinggi adalah hal penting bagi dirinya.
Iqbal mengatakan, pendidikan sangat penting dan merupakan investasi paling berharga, karena dengan bekal pendidikan dapat mempersiapkan diri untuk masa depan.
“Saya ada motivasi dan niat untuk memajukan Kota Bekasi. Oleh sebab itu, saya harus melanjutkan kuliah. Dan Alhamdulillah dipermudah. Saya butuh bekal ilmu agar bisa melayani dan melakukan pengabdian tanpa batas kepada Kota Bekasi, khususnya Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat,” kata Ketua Esports Indonesia (ESI) Cabang Kota Bekasi kepada Kilas Bekasi.
Pendidikan yang dilaluinya dari SD hingga S1 diperolehnya di Kota Patriot. Pada 2010, Iqbal lulus S1 Ekonomi di STIE Adhy Niaga. Kemudian, S2 Magister Managemen SDM di Universitas Pelita Bangsa (akan diwisuda pada 18 Oktober 2025). Lalu, dia juga saat ini tengah mengambil pendidikan S3 Doktoral Ilmu Ekonomi di Universitas Borobudur. “Untuk S3 target bisa lulus pada 2027 mendatang,” kata Iqbal.
Dia mengungkapkan, prestasi yang cukup membanggakan saat lulus S1 adalah mendapatkan nilai IPK 3.3. Sedangkan program studi S2 memperoleh IPK 3.891 (Magna Cumlaude).
“Target S3 pengennya cumlaude juga,” kata Ketua Karang Taruna RW 002, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Menurut dia, tantangan terbesar dalam menempuh pendidikan bukan belajarnya, tapi niatnya. Karena ketika ada niat, semua itu mudah. “Yang penting niat dahulu. Niat menyelesaikan kuliah tepat waktu, itu kunci utama. Niat ditambah semangat, sisanya itu akan ketemu sendiri,” kata Iqbal.
Pria yang memiliki tekad kuat ini tidak hanya bersinar dalam pendidikan, tapi juga kariernya. Iqbal bekerja sejak 2010-2022 di salah satu perusahaan outsourcing. Setelah berhenti bekerja sebagai karyawan, dia memberanikan diri terjun sebagai pengusaha.
“Pada 2023, kami punya 35 tenaga kerja dan hingga 2025 sudah ada 900-an orang. Target akhir pada 2025 adalah 1.000 tenaga kerja dan target lima tahun ke depan 10.000 orang,” kata dia dengan semangat.
Iqbal mengatakan, Kelurahan Kota Baru dan Kecamatan Bekasi Barat menjadi prioritasnya dalam mengurangi pengangguran. “Terbukti sekarang mereka sudah bekerja tanpa pungutan biaya apa pun. Saya ikhlas membantu mereka,” ungkapnya.
Bisnis yang digeluti Iqbal tidak hanya perusahaan outsourcing, dia juga merambah ke bidang usaha lain, seperti barbershop, es teh, dan roti bakar.
Di samping itu, dia juga kerap membantu warga Kelurahan Kota Baru dan Kecamatan Bekasi Barat dalam pendampingan ke rumah sakit apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan.
Kontribusi lain yang diberikan Iqbal adalah mendukung pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di lingkungan warga RW 022, Kelurahan Kota Baru.
Dia berharap, jika dirinya dipercaya masyarakat Kota Bekasi, Iqbal bercita-cita ingin menjadi anggota DPRD Kota Bekasi. “Kan semua orang punya cita-cita, termasuk saya,” kata tokoh pemuda Kota Baru.



