Pemkab Bekasi Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026

59
0

Bekasi, Kilasbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Mewakili Penjabat Bupati Bekasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menghadiri seremoni Groundbreaking Sekolah Rakyat serentak nasional secara virtual di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (12/01/2026).

​Kegiatan ini menandai langkah masif pemerintah dalam menghadirkan pendidikan setara dan inklusif. Didampingi Kepala Dinas Cipta Karya dan Kepala Dinas Sosial, Sekda Endin menegaskan bahwa proyek strategis nasional ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat

​Dalam keterangannya, Endin Samsudin menyampaikan bahwa pembangunan fisik di lapangan menunjukkan tren positif. Saat ini, progres pengerjaan telah menyentuh angka 10 persen dengan target penyelesaian pada pertengahan tahun ini.

​“Kalau persentase, tadi sudah mendapatkan informasi bahwa ini sudah 10 persen. Kontraknya berjalan sampai dengan bulan Juni 2026. Kami dari Pemerintah Kabupaten Bekasi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden dan Kementerian PUPR,” ujar Endin.

Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat

​Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemkab Bekasi juga telah menyiapkan calon peserta didik. Kepala Dinas Sosial telah melakukan pendataan menggunakan basis data terbaru, yakni DTSN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional), yang menjaring masyarakat dari desil 1 hingga 5.

​“Penjaringan dilakukan agar saat launching nanti, kewajiban kita dalam menyiapkan peserta sudah siap. Targetnya mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar seribu siswa untuk satu angkatan,” tambah Endin.

Fasilitas Sekolah Rakyat

​Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2. Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy, merinci bahwa proyek ini berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare milik aset Pemkab Bekasi.

​Nantinya, lahan tersebut akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial sebagai pengelola operasional sekolah. Fasilitas yang disediakan sangat komprehensif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan pembinaan karakter, di antaranya:

​• Ruang kelas modern dan ruang serbaguna.

• Asrama putra dan putri lengkap dengan hunian untuk wali asrama dan pengajar.

​• Fasilitas ibadah dan ruang makan.

​• Sarana Oolahraga: Llapangan mini soccer, lapangan basket, dan lapangan upacara.

​“Kontrak pekerjaan dimulai sejak 2 Desember 2025 dan berakhir pada 29 Juli 2026. Setelah serah terima, sekolah ini diharapkan langsung menampung siswa rintisan dan peserta didik baru,” jelas Tommy.

​Melalui kehadiran Sekolah Rakyat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap tidak ada lagi anak-anak di wilayah Bekasi yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan dasar, sekaligus menjadi jembatan untuk meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini