Jakarta, Kilasbekasi.id – Menyambut perayaan malam pergantian tahun, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi mengumumkan rencana penutupan jalan besar-besaran. Sebanyak 33 ruas jalan utama akan ditutup guna memastikan kelancaran acara dan keamanan warga yang merayakan malam tahun baru di ibu kota.
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, bahwa penutupan jalan ini akan dibarengi dengan rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis.
Jadwal Penutupan Jalan
Penutupan jalan ini bersifat situasional, namun dijadwalkan akan berlangsung pada:
• Waktu: 18.00 WIB hingga 01.00 WIB
• Kondisi: Penutupan total dilakukan jika volume kendaraan dan massa sudah padat.
Daftar Lengkap 33 Ruas Jalan yang Ditutup
Bagi Anda yang berencana bepergian, berikut adalah rincian ruas jalan yang akan mengalami penutupan dan pengalihan arus:
- Jl. Jenderal Sudirman (Bundaran Senayan s.d. Bundaran HI)
- Jl. M.H. Thamrin (Bundaran HI s.d. Bundaran Patung Kuda)
- Jl. Pintu 1 Senayan
- Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Barat
- Jl. Bendungan Hilir
- Jl. KH. Mas Mansyur
- Jl. Karet Pasar Baru Timur 5
- Jl. Kupingan BNI 46
- Jl. Kota Bumi dan Jl. Baturaja
- Jl. Teluk Betung
- Jl. Kebon Kacang
- Jl. Sunda
- Jl. Imam Bonjol
- Jl. Sumenep Tosari
- Landmark (Indocement)
- Jl. Setiabudi
- Jl. Prof. Dr. Satrio
- Jl. Masjid (Sampoerna)
- Jl. Garnisun dan Kolong Semanggi
- Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur
- Kawasan SCBD
- Jl. Tulodong Atas 2/Samping CIMB
- Simpang Jl. Budi Kemuliaan – Jl. Medan Merdeka Selatan
- Jl. Kebon Sirih (dari arah Barat)
- Jl. K.H. Wahid Hasyim
- Jl. Majapahit
- Jl. Veteran III
- Jl. Veteran II
- Simpang Jl. Medan Merdeka Timur – Jl. Medan Merdeka Utara
- Simpang Jl. Medan Merdeka Selatan – Jl. MI Ridwan Rais
- Simpang Jl. Perwira – Jl. Lapangan Banteng Barat
- Simpang Jl. Trunojoyo – Jl. Panglima Polim
- Simpang Jl. Panglima Polim – Jl. Melawai
Himbauan untuk Masyarakat
Pemerintah mengimbau warga yang ingin merayakan malam tahun baru di kawasan Sudirman-Thamrin untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT, LRT, atau TransJakarta guna menghindari kemacetan parah.
”Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas secara dinamis. Warga diharapkan menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan rambu-rambu petunjuk yang ada di lapangan,” ujar Syafrin Liputo.
Bagi pengendara kendaraan pribadi, disarankan untuk mencari jalur alternatif di luar kawasan tersebut sebelum pukul 18.00 WIB untuk menghindari terjebak dalam skema penutupan jalan.



