Nasional, Kilasbekasi.id – Apakah kamu tahu tanggal 3 Desember hari apa? Pada tanggal yang jatuh pada hari Rabu ini, terdapat dua peringatan yang diperingati masyarakat Indonesia dan dunia, yakni Hari Bhakti Pekerjaan Umum dan Hari Disabilitas Internasional. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini diuraikan mengenai kedua momen bersejarah ini.
Hari Bhakti Pekerjaan Umum
Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) merupakan penghormatan terhadap perjuangan para pegawai muda Pekerjaan Umum yang mempertahankan Gedung Sate Bandung pada 3 Desember 1945.
Ketika itu, pasukan tentara sekutu yang diboncengi Pemerintah Sipil Hindia Belanda (NICA) akan mengambil alih gedung yang pada saat itu bernama Gedung Departement Van Verkeer En Waterstaat.
Pada peristiwa tersebut, ada tujuh pegawai PU yang gugur dalam pertempuran yang berlangsung selama tiga jam, yaitu Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono. Mereka dikenang sebagai Pahlawan Sapta Taruna.
Lihat juga: Harga BBM Pertamina Dex Naik, Ini Daftar Harganya
Tanggal 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Bakti Pekerjaan Umum berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja Nomor 58/KPTS/MENKO/1965 tanggal 27 November 1965.
Peringatan ke-80 Hari Bhakti PU ini diperingati setiap tahunnya oleh Kementerian Pekerjaan Umum, dengan mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Hari Disabilitas Internasional
Di samping peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum, tanggal 3 Desember juga merupakan momen peringatan Hari Disabilitas Internasional. Pada 1992, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) momentum tersebut untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan kesadaran global terhadap penyandang disabilitas.
Lihat juga: Sistem Rujukan BPJS Kesehatan Akan Diubah Seperti Ini
Melansir situs resmi WHO, peringatan Hari Disabilitas Internasional bertujuan untuk mempromosikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di setiap kalangan masyarakat.
Menurut organisasi kesehatan dunia tersebut, kesetaraan bagi penyandang disabilitas adalah tahapan penting dalam pembangunan yang inklusif. Dengan menjamin hak-hak mereka, partisipasi penuh dan setara dapat diwujudkan.
Dengan memperingati kedua momen tersebut pada tanggal 3 Desember, masyarakat diimbau untuk menghargai sejarah dan memperkuat kesadaran sosial untuk membangun lingkungan yang aman dan adil bagi semua warga.



