Diancam Senjata Tajam Saat Penertiban, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Negara Tidak Boleh Kalah!

168
0

Bekasi, Kilasbekasi.id – Insiden ketegangan mewarnai kegiatan korve dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) serta reklame tak berizin di wilayah Bekasi Utara. Meski sempat diwarnai aksi ancaman senjata tajam oleh oknum warga, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur selangkah pun dalam menegakkan aturan.

​Tri Adhianto menyatakan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan adalah mandat untuk memastikan tata ruang dan kebersihan kota terjaga. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden terkait penataan kawasan dan penertiban reklame liar.

​Sebelum tindakan tegas diambil, Tri menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada para pedagang maupun pemilik reklame. Petugas di lapangan pun diinstruksikan untuk selalu mengedepankan cara-cara humanis.

​“Kita sudah himbau dan petugas melakukan dengan persuasif. Tapi negara tidak boleh terus-menerus kalah oleh pelanggaran yang dibiarkan,” ujar Tri saat meninjau lokasi, Sabtu (8/2/2026).

​Menanggapi adanya ancaman senjata tajam saat proses penertiban berlangsung, Tri mengaku tidak gentar. Baginya, ancaman fisik bukanlah kekhawatiran utama, melainkan dampak buruk jika pelanggaran hukum dianggap sebagai hal yang lumrah.

​“Saya tidak khawatir pada goloknya. Yang saya khawatirkan kalau pelanggaran terus dibiarkan, lama-lama dianggap biasa. Dari situ muncul pembiaran, dan akhirnya orang merasa dirinya paling benar,” tegas Tri dengan nada bicara lugas.

​Wali Kota Bekasi ini menilai bahwa kemarahan atau resistensi yang muncul dari masyarakat adalah hasil dari akumulasi pembiaran pelanggaran yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Ketika aturan tidak ditegakkan secara konsisten di masa lalu, penegakan hukum saat ini memang terasa berat namun harus tetap dilakukan.

​“Saya rasa ekspresi kemarahan warga ini dampak dari pembiaran pelanggaran yang terlalu lama tidak ditindaklanjuti. Hari ini pemerintah mulai menertibkan secara konsisten, meski risikonya tidak kecil,” pungkasnya.

​Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus melanjutkan program penataan kota guna menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan sesuai dengan regulasi tata ruang yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini