Bekasi, Kilasbekasi.id – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menjenguk dua korban insiden ledakan Cimuning yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Primaya Bekasi Timur. Kehadiran orang nomor dua di Kota Patriot tersebut dilakukan untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik.
Didampingi oleh jajaran direksi rumah sakit, Harris Bobihoe langsung meninjau kondisi kedua korban, yakni Djaimun dan Suyadi. Keduanya diketahui mengalami luka bakar cukup parah sehingga harus mendapatkan perawatan khusus di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Dalam kunjungannya, Wawali Harris menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada pihak keluarga atas musibah yang menimpa. Ia juga memberikan dukungan moril serta mendoakan agar kedua warga tersebut segera diberikan kesembuhan.
“Kita hadir untuk mendoakan kesembuhan saudara kita yang menjadi korban dalam musibah tersebut, semoga cepat pulih. Ini adalah musibah yang sama sekali tidak kita kehendaki,” ujar Harris Bobihoe saat memberikan keterangan di lokasi.
Koordinasi dengan BPJS dan Penanganan Medis
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bergerak cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama pihak BPJS Kesehatan untuk membahas jaminan perawatan bagi para korban. Harris menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan dan pemulihan kondisi fisik korban.
Terkait langkah selanjutnya, Pemkot Bekasi masih menunggu hasil observasi menyeluruh dari tim dokter yang menangani pasien di ruang ICU.
”Saat ini tim medis sedang bekerja dan kita akan tunggu hasilnya nanti. Untuk selanjutnya, kita akan mengambil langkah-langkah yang terbaik kepada warga kita,” pungkasnya.
Hingga saat ini, tim dokter RS Primaya Bekasi Timur masih terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi Djaimun dan Suyadi mengingat tingkat luka bakar yang diderita memerlukan penanganan spesifik.



