Wajah Baru Pasar Cikarang Mulai Tertata Rapi

14
0

Bekasi, Kilasbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong penataan kawasan Pasar Cikarang Utara secara bertahap guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata, bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Berbagai perbaikan fisik yang dilakukan melalui dukungan pemerintah dan program Corporate Social Responsibility (CSR) mulai memberikan perubahan signifikan pada tampilan pasar, sehingga wajah Pasar Cikarang mulai terlihat lebih rapi dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Wilayah IV Cikarang Utara, Hasyim Adnan, saat ditemui pada Rabu (22/07/2026), mengatakan perubahan tersebut bermula setelah kunjungan kkepala daerah (KDM) pada 19 Juni 2026 yang dilakukan sebanyak dua kali. Kunjungan tersebut menjadi momentum percepatan penataan kawasan pasar.

“Setelah kunjungan tersebut, banyak perubahan yang langsung dilakukan. Trotoar diperbaiki dan dicat merah, pagar diganti serta dicat putih, kemudian dilakukan pengaspalan. Selain itu, kanopi dan pengecatan bagian depan pasar juga dibantu melalui program CSR Bank BJB sehingga wajah pasar kini jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan yang dikelola UPTD Pasar Wilayah IV memiliki luas sekitar 2,6 hektare, membentang dari belakang Pos Polisi hingga Jalan Suwadaya, meliputi sisi Pasar Seng sampai kawasan Pasar Permai. Penetapan batas pengelolaan tersebut menjadi dasar dalam pengaturan relokasi pedagang, penyediaan lahan parkir, hingga optimalisasi pengelolaan retribusi pasar.

Menurut Hasyim, penataan tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga pengaturan aktivitas pedagang agar ruang publik dapat dimanfaatkan secara lebih efektif. Saat ini pedagang malam direlokasi sementara sehingga pada pagi hingga siang hari area tersebut dapat difungsikan sebagai lahan parkir dan membuat kondisi pasar terlihat lebih tertib.

“Pedagang malam yang berjualan di depan Pasar Baru jumlahnya sekitar 200 sampai 220 orang. Siang hari kondisi pasar sudah jauh lebih rapi, tetapi pada malam hari masih perlu penataan lanjutan karena aktivitas pedagang kembali cukup padat,” katanya.

Sebagai bagian dari proses penataan, sejumlah meja dagang, tunggak, dan perlengkapan pedagang sementara dipindahkan ke area basement maupun toko-toko kosong agar ruang sirkulasi pasar menjadi lebih lega. Pekerjaan fisik banyak didukung melalui CSR, sementara pengawasan tetap menjadi tanggung jawab tim pengelola pasar.

Hasyim menambahkan, aspek kebersihan juga menjadi perhatian utama. Saat ini tersedia tiga titik tempat sampah di bagian bawah pasar yang akan terus dirapikan pengelolaannya. Pembersihan rutin dilakukan setiap hari sehingga kondisi pasar pada siang hari semakin bersih dan nyaman, meskipun penanganan kebersihan pada malam hari masih menjadi fokus pembenahan berikutnya.

“Kami berharap perubahan ini mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk berbelanja di pasar. Jika pengunjung meningkat, tentu retribusi pasar juga akan meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian para pedagang,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini