Bekasi, Kilasbekasi.id – Mobilitas warga Kabupaten Bekasi menuju Jakarta kini semakin mudah dan inklusif. Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara resmi meluncurkan layanan bus Transjabodetabek rute Cawang Sentral – Cikarang Jababeka (B051) di Hollywood Junction, Jababeka, Cikarang Utara, pada Kamis (12/2/2026).
Layanan strategis Transjabodetabek ini hadir untuk memberikan solusi transportasi umum yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi para komuter yang beraktivitas di koridor Bekasi-Jakarta.
Jadwal dan Tarif Transjabodetabek
Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Daud Joseph, mengungkapkan bahwa layanan ini didukung oleh 14 unit bus yang siap beroperasi setiap hari.
Untuk tarif, Teansjabotabek rute Cawang Sentral – Cikarang Jababeka (B051) terbagi dua. Pukul 05.00 – 07.00 WIB dikenakan tarif promo pagi Rp2.000 dan pukul 07.01 – 22.00 WIB dikenakan tarif normal Rp3.500.
“Kami berharap layanan ini mendorong perubahan budaya masyarakat agar beralih dari pembayaran tunai ke sistem elektronik,” ujar Daud.
Pembayaran Non-Tunai dan Fitur Aplikasi
Untuk menikmati layanan rute B051, penumpang wajib menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Masyarakat dapat menggunakan kartu uang elektronik seperti e-money (Mandiri), BRIZZI (BRI), Flazz (BCA), TapCash (BNI), dan JakCard.
Selain kartu fisik, penumpang juga bisa menggunakan aplikasi TJ: Transjakarta di Android maupun iPhone. Melalui fitur TJPay, penumpang cukup memindai QR Code untuk membayar. Menariknya, aplikasi ini juga memungkinkan warga memantau posisi bus secara real-time.
Rute dan Titik Pemberhentian
Rute B051 melayani sembilan titik perhentian di wilayah Cikarang, mulai dari Hollywood Junction hingga pintu masuk Tol Cikarang, ditambah satu titik strategis di Grand Wisata (Cafe Walk).
Fasilitas Disabilitas
Tak hanya sekadar transportasi, bus yang digunakan pada rute ini telah memenuhi standar internasional dengan mengedepankan aspek inklusivitas.
Daud menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan perwujudan pilar layanan Transjakarta: Bersih, Berdaya, dan Bestari. Layanan ini dirancang agar ramah bagi lansia, ibu hamil, anak-anak, hingga penyandang disabilitas.
”Saya mengundang warga untuk mencoba dulu layanan ini, lalu kemudian menjadi pelanggan setia Transjakarta,” tutup Daud.



